Hindari Duplikasi Penelitian, Kemenristek/BRIN Akan Bangun Sistem Pangkalan Data Litbangjirap Nasional

Jakarta – Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro mengungkapkan tahun depan kementerian yang dipimpinnya akan membangun sistem pangkalan data (database) nasional dari seluruh kegiatan penelitian, pengembangan, pengkajian, dan penerapan (litbangjirap) inovasi agar inovasi yang muncul dari salah satu lembaga pemerintah non kementerian (LPNK) atau perguruan tinggi dapat didukung oleh LPNK dan perguruan tinggi lainnya dan tidak ada dua inovasi yang serupa lahir dari dua LPNK atau perguruan tinggi.

“Pertama yang harus dibuat adalah ‘database’. Salah satu tugas utama BRIN adalah membuat ‘database’ mengenai kegiatan litbangjirap di Indonesia supaya terhindar yang namanya duplikasi,” ungkap Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang Brodjonegoro setelah turut bersama Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza memberikan plakat dan medali kepada para penerima BPPT Innovator Awards di Auditorium B.J. Habibie Gedung II BPPT, Jakarta pada Senin (9/12).

Menristek/Kepala BRIN mengamati inovasi-inovasi yang diciptakan LPNK dan perguruan tinggi masih ada yang serupa, sehingga perlu ada pangkalan data litbangjirap yang dapat menunjukkan kegiatan litbangjirap mana yang serupa di antara para LPNK dan perguruan tinggi.

“Dengan ‘database’ tersebut kita bisa mendorong sinergi. Selama ini mungkin BPPT belum tahu apa yang dikembangkan universitas. Universitas kadang-kadang tidak tahu BPPT sedang mengembangkan sesuatu. BPPT kadang-kadang tidak tahu LIPI sedang mengembangkan sesuatu jadi untuk mendorong komunikasi, paling penting database itu,” ungkap Bambang Brodjonegoro.

Dengan ‘database’ tersebut, kegiatan litbangjirap yang serupa dapat digabung atau disinergikan sehingga dana dan usaha yang diberikan mampu menghasilkan inovasi yang lebih baik ketimbang apabila inovasi tersebut dikerjakan sendiri-sendiri oleh masing-masing LPNK atau perguruan tinggi.

“Nanti produk yang dilahirkan benar-benar produk unggul. Tidak lagi produk versi lembaga A dan versi lembaga B yang kelihatannya sama, meskipun pasti ada perbedaannya. Kita ingin bukan versi lembaga A dan versi lembaga B yang keluar, tapi benar-benar produk terbaik dari sinergi lembaga A dan lembaga B tadi,” ungkap Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro.

BPPT Innovator Awards 2019

Dalam kesempatan ini Menristek/Kepala BRIN bersama Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza memberikan Medali Penghargaan BPPT Innovator Awards dan Plakat Penghargaan BPPT Innovator Awards kepada lima belas pusat penelitian, balai penelitian, perusahaan, dan peneliti.

Berikut adalah penerima Medali Penghargaan BPPT Innovator Awards 2019:

  1. Pusat Teknologi Agroindustri (PTA) – Deputi Bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi (TAB) BPPT dengan inovasi Cangkang Kapsul Rumput Laut (Kategori Internal Inovasi)
  2. Balai Teknologi Survei Kelautan (Teksurla) – Deputi Bidang Teknologi Pengembangan Sumber Daya Alam (TPSA) BPPT dengan inovasi Layanan Teknologi Survei Kelautan (Kategori Internal Layanan)
  3. Pusat Pembinaan, Pendidikan, dan Latihan BPPT dengan inovasi Sistem Informasi Daftar Usulan Penetapan Angka Kredit (DUPAK) Perekayasa (SIDUPER) (Kategori Internal Transformasi Digital)
  4. Dr. Ir. Sotya Astutiningsih, M.Eng. dengan inovasi Geopolymer Fast Setting Cement (Geofast) (Kategori Eksternal Perseorangan)
  5. PT. Nodeflux Teknologi Indonesia dengan inovasi Platform Pendeteksi dan Interpretasi Objek Berbasis Artificial Intelligence (Kategori Eksternal Kelompok)

Berikut adalah penerima Plakat Penghargaan BPPT Innovator Awards 2019:

A. Kategori Internal Inovasi

  1. Pusat Teknologi Farmasi dan Medika (PTFM) – Deputi Bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi (TAB) BPPT dengan inovasi Kit Diagnostik Demam Berdarah Dengue
  2. Pusat Teknologi Pengembangan Sumber Day Wilayah (PTPSW) – Deputi Bidang Teknologi Pengembangan Sumber Daya Alam (TPSA) BPPT dengan inovasi Kerangka Sampel Area

B. Kategori Internal Layanan

  1. Balai Besar Teknologi Aerodinamika Aerolastika Aerokustika (BBTA3) – Deputi Bidang Teknologi Industri Rancang Bangun dan Rekayasa (TIRBR) BPPT dengan inovasi Layanan Teknologi Aerodinamika
  2. Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca (BBTMC) – Deputi Bidang Teknologi Pengembangan Sumber Daya Alam (TPSA) BPPT dengan inovasi Layanan Teknologi Modifikasi Cuaca untuk Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dan Bencana Kekeringan

Kategori Transformasi Digital

  1. Pusat Pelayanan Teknologi BPPT dengan inovasi Transformer
  2. Biro Umum BPPT dengan inovasi Aplikasi Barang Milik Negara

Kategori Eksternal Perseorangan

  1. Mariana Irwan, S.Farm. dengan inovasi Aplikasi Mobile Berbasis Android Flo – Konseling Apoteker, Alarm Obat, dan Info HIV/AIDS
  2. Dr. Karyono, S.Kom., M.Kom. dengan inovasi Warning Receiver System (WRS) untuk Informasi Gempa Bumi dan Tsunami Berbasis Mobile

Kategori Eksternal Kelompok

  1. PT. Pertamina dengan inovasi PertaGASTECH (Geochemical-Adsorben Suvey Tools)
  2. PT. Powertech Nano Industri dengan inovasi Bitumen Nano Cat Pelapis Anti Bocor Berbahan Dasar Aspal Berteknologi Nano

Turut hadir dalam kesempatan ini Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza serta para eselon BPPT, para pimpinan BUMN, perusahaan, dan peneliti penerima BPPT Innovator Awards.


Biro Kerjasama dan Komunikasi Publik
Kemenristek/BRIN

Read more at https://ristekdikti.go.id/kabar/hindari-duplikasi-penelitian-kemenristek-brin-akan-bangun-sistem-pangkalan-data-litbangjirap-nasional-2/#DKGYwwMEkv3x12bg.99

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.